Dapur Nyonya Al Jupri

Anda Percaya Kutukan?

Masih dalam nuansa tahun baru Hijriyah bicara kutukan? Kedengerannya serem ya? Tapi ini bukan kutukan biasa. Namanya kutukan bolu kukus.😀 Tulisan ini adalah seri pertama dari Parade Jajanan Nusantara. Jadi ketika membahas kutukan ya, kutukan yang berhubungan dengan masak-memasak.:D

Tadinya saya ga pecaya adanya kutukan bolu kukus itu. Kalo resep udah dibuat oleh orang lain dan bisa dilakukan oleh orang lain, maka saya pun akan berhasil mempraktekannya. Walaupun ketika saya masukkan kata kunci “kutukan bolu kukus” di google akan muncul banyak sekali laman yang berkaitan dengan itu. Banyak sekali orang yang pernah terkena kutukan ini. Baik dalam waktu yang lama ataupun sementara. Tapi saya belum percaya sebelum akhirnya saya benar-benar terkutuk.😀

Sudah lama saya membaca tentang seluk-beluk misteri kutukan bolu kukus. Kenapa seseorang tertentu selalu gagal membuat bolu kukus tersenyum, dan seseorang yang lain begitu mudahnya membuat kue ini terbahak-bahak. Sampai akhirnya dengan PD dan niat mau sesumbar, bahwa tidak ada kutukan bolu kukus melekat di tangan saya. Saya baca dengan cermat step-stepnya di sini. Bahkan ketika mulai menimbang-nimbang bahan, mata saya lekat dengan monitor. Setiap stepnya saya cocokkan dengan saran. Disitu pake mikser merek miyako, saya juga. Semuanya saya ikuti. Hanya saja, saya agak tidak tega memperbudak satu-satunya mikser saya itu. Di sana ditulis mengocok tanpa henti dengan kecepatan paling tinggi selama 20 menit. Sedangkan jelas di petunjuk penggunaan mikser, mesin tidak boleh dijalankan selama lebih dari 10 menit. Tadinya mau masa bodoh, tapi panas sekali miksernya. Ya sudah, akhirnya dihentikan. Dengan terus komat-kamit, harap-harap cemas, akhirnya terus saja saya melanjutkan. Dan hasilnya tarararaaaaaa…… Bolu kukus gagal tertawa, tersenyum saja tidak.

Saya mulai percaya dengan kutukan itu. Dan tak henti-hentinya saya balas mengutuk bolu kukus. Makanan murah dengan cita rasa yang tak begitu istimewa. Kenapa begitu sukses mempermalukan kemampuan saya😀. Sombong banget ya!!😀 Siapa suruh bolu kukusnya sombong. Patah hati. Lalu menghibur diri. Gpp kali, ga bisa bikin bolu kukus, toh suami saya ga doyan sama bolu kukus. Tapi tetep, penasaraaaaaaaaaaaan dan ingin menaklukkan kutukan bolu kukus itu. Lagian udah mahal-mahal beli cetakan bolu kukusnya. Masak ga bisa bikin, rugi dong.

Kembali berguru sama google. Kali ini ganti kata kunci dengan “bolu kukus anti gagal”. Ketemu banyak pilihan. Baca-baca-baca akhirnya memutuskan untuk mencoba yang ini. Alasannya simpel dan ulasannya meyakinkan bahwa resep ini anti gagal. Saya salin resepnya ya:

Bolu Kukus Gula Merah
sumber : Widya Wijanarti

Bahan-bahan :
1 sdt baking Powder
1 butir telur
250 gr gula merah (Pake 50 gr gula merah ditambah 70 gr gula pasir)
125 ml air (karena panik, diakhir ngadon tambahin 40 ml)
250 gr tepung terigu
50 gr margarine, cairkan

Cara membuat :
1. Cairkan gula merah dengan 125ml air, saring
2. Cairkan mentega, dinginkan
3. Kocok telur dengan baking powder, sampai tercampur rata, gak perlu sampe mengembang banget.
4. Masukkan terigu bergantian dengan air gula.
5. Kemudian masukkan pasta. (saya ga punya pasta)
6. Terakhir masukkan mentega, aduk rata.
7. Masukkan dalam wadah bolu kukus.
8. Kukus selama 20 menit dalam dandang/kukusan yang sudah beruap banyak (ini penting ya, musti panas banget). Angkat.

Dengan pasrah dan agak setengah hati, saya mulai mencairkan gula merah sesuai petunjuknya, kemudian mencairkan margarin.  Memanaskan kukusan. Menimbang terigu. Mengocok telur dengan baking powder. Ok, semudah ini bikinnya. Ga susah. Ga nyiksa mikser. Ga ada mikser juga jadi kok. Wong telur dikocok cuma sampai tercampur dengan baking powder aja, ga perlu sampe mengembang. Terus masukkan terigu sambil diayak sedikit-sedikit bergantian dengan cairan gula. Begitu air gula habis, mulai deh bingungnya. Kok adonannya liat amat ya? Mungkin karena belum dimasukin margarin. Lalu masukkan margarin. Sampai tercampur rata masih liat, kental. Aneh sekali ya. Saya membayangkan bagaimana caranya menuangkan ke paper cup kalo bentuknya gini. Lalu dengan ceroboh saya tambahkan 40 ml air. Dengan harapan adonan akan sedikit encer. Tapi kok masih kental. Mulai menarik napas panjang. Gusar. Bersiap kecewa, bolu kukusnya selain ga ketawa juga bakal ga berasa karena penambahan air. Ya sudah lah, akhirnya masukin ke paper cup aja dengan paksa. Jadi 7 cup. Di resep tulisannya 8-9 cup. Ok deh, selisih sedikit, mirip-mirip lah. Akhirnya komat-kamit. Berdoa semoga kutukannya udah pergi dari tangan saya. Masukkan ke kukusan yang sudah sangat panas.Lapisi tutupnya dengan serbet. Udah tinggalkan. Mandi selama 15 menit.

Dan taraaaaaaa……………..

Alhamdulillah, Akhirnya Kutukan itu Lenyap

Nyanyi-nyanyi deh. Senangnya hatiku turun panas demamku……. huehehehe:mrgreen:. Saking senangnya langsung deh, makan dengan lahap bolu kukusnya langsung dua, walaupun rasanya ya gitu-gitu aja😛. Tapi cukup enak, ga bau telor. Gula merahnya sedap. Suami saya mungkin doyan yang begini.

Anda percaya kutukan bolu kukus? Coba deh resep ini, semoga saja kutukan itu segera lenyap. Ga Percaya? Buktikan!😀

Comments on: "Anda Percaya Kutukan?" (1)

  1. hahahhahaah aku ngakak baca in, aku udah bikin 3 x dan gundul semua, di hias aja pakai cream atasnya jd cupcake kukus wkwkwkkwwk suamiku ketawa karna aku alihin jd cupcake😀 dlm hati gemes naudzubilah. mau bikin lg msh trauma. hbs baca ini aku beryukur bgt, alhamdulillah bukan hanya aku yg gagal dan kena kutukan :p ok deh mbak aku ciba resepya , semoga aku lepas juga dr kutukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: